Tampilkan postingan dengan label Education. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Education. Tampilkan semua postingan
1 comment

Studi ke Jepang? Ikuti Konsultasi Gratis Ini!

 
 
Berencana melanjutkan studi ke Jepang, tapi khawatir dengan rumor bahaya radioaktif pascatsunami di Negeri Sakura beberapa bulan lalu? Sekolah Bahasa Jepang Pandan College di Serpong dan Bali membuka tawaran konsultasi gratis pada Senin (20/6/2011) hingga Rabu (22/6/2011). Dalam konsultasi ini, akan diinformasikan mengenai keadaan lingkungan di Jepang saat ini.
Richard Susilo, pendiri Pandan College, mengatakan, rumor radioaktif di Jepang yang tidak benar, sangat merugikan bagi siapa pun yang ingin meraih ilmu setinggi langit, khususnya yang ingin pergi ke negeri Sakura.
"Oleh karena itu, Pandan College membuka kesempatan untuk konsultasi gratis bagi siswa sekolah Indonesia yang ingin sekolah di Jepang. Sekaligus memberikan informasi terbaru mengenai keadaan lingkungan di Jepang yang aman dan tidak berbahaya bagi kesehatan saat ini," kata Richard.
Bagi Anda yang berminat, konsultasi gratis tiga hari itu akan dimulai pukul 09.00 hingga malam hari. Untuk penjadwalan konsultasi, para peserta diminta untuk mendaftarkan diri melalui telepon 021-2727-2511.
Adapun, konsultasi gratis dari Pandan College di Bali dilaksanakan tanggal 27-29 Juni 2011. Tidak ada biaya apa pun, namun pendaftaran harus dilakukan terlebih dulu mulai sekarang. Setiap orang akan dibatasi untuk mengikuti konsultasi selama maksimal 1 jam.
READ MORE - Studi ke Jepang? Ikuti Konsultasi Gratis Ini!
1 comment

PTN Harus Jemput Bola Beasiswa


Image: corbis.com 
 
 
JAKARTA - Pemerintah menjanjikan beasiswa kepada para pemenang olimpiade sains. Namun, beberapa kasus menunjukkan, janji beasiswa tersebut justru tidak terealisasi.

Menanggapi hal ini, Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Wamendiknas) Fasli Jalal mengatakan, pemerintah memang kesulitan untuk menjaring siswa miskin berprestasi. Walaupun begitu, perguruan tinggi negeri mesti jemput bola tanpa perlu menunggu yang bersangkutan mendaftar. "Siapa yang potensial akademik tapi tidak mampu, itu yang harus diambil," tegasnya.   

Mantan Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) ini menyatakan, perguruan tinggi harus teliti siapa yang pantas menerima beasiswa. Kalau memang tidak bisa memenuhi kuota, maka dibiarkan saja menjadi sisa anggaran dan dikembalikan ke kas negara. Fasli mengungkapkan, rata-rata beasiswa Bidik Misi ini menyediakan beasiswa Rp10 juta per anak per tahun dengan kuota yang disediakan mencapai 20.000 kursi. 

Sementara untuk pemenang olimpiade, memang Kemendiknas tidak dapat sembarang memberikan beasiswa ke semua pemenang olimpiade. Menurutnya, perolehan beasiswa untuk para pemenang ditentukan oleh kualifikasi dan jenis olimpiade yang diikuti oleh sang pemenang olimpiade.

Dikatakan, pihaknya memiliki daftar kualifikasi dan jenis olimpiade yang berhak memperoleh hadiah berupa beasiswa pendidikan. Bahkan, lanjut Fasli, sudah ada Surat Keputusan (SK) dari Ditjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah yang mengatur tentang pemberian beasiswa pemenang olimpiade tersebut. "Ada kualifikasinya karena terkadang, ada olimpiade yang hanya diikuti tujuh atau 10 negara. Padahal, olimpiade yang masuk kualifikasi tersebut harus diikuti oleh negara-negara yang tingkat kompetensiya cukup tinggi di dunia,” jelas Fasli.

Oleh karena itu, Fasli  menerangkan, pihaknya akan melakukan pengecekan ulang jika adanya aduan bahwa ada pemenang olimpiade yang tidak memperoleh beasiswa. Dia menjamin, jika memang sesuai kualifikasi maka beasiswa tersebut akan diperjuangkan. 

Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (MRPTN) Musliar Kasim tidak mau berkomentar banyak akan hal ini. Rektor Universitas Andalas Padang ini mengira belum diterimanya beasiswa itu karena persoalan administrasi saja. "Karena biasanya pengiriman beasiswa melalui rekening masing-masing. Mungkin rekening belum dikrim atau salah," ungkapnya.
READ MORE - PTN Harus Jemput Bola Beasiswa
1 comment

Pilih Universitas seperti Melamar Kerja



 
KOMPAS.com - Sejak anaknya duduk di kelas 10 (kelas I SMA), Atun S Purbo (45) sudah mulai mencari-cari universitas seperti apa yang kira-kira memenuhi kriteria untuk pendidikan lanjut anaknya. Kebetulan, si sempat melawat ke Amerika Serikat (AS). Kesempatan itu pun digunakannya untuk mengunjungi beberapa universitas, sekadar untuk melihat sistem pendidikan di negara itu.
"Bagi saya sama saja, anak mau sekolah di dalam atau di luar negeri, yang penting sekolahnya bermutu. Jadi, kalau ia memutuskan sekolah di luar negeri, haruslah di universitas yang berkualitas. Bukan cuma mengandalkan luar negerinya," kata Atun yang putra tertuanya itu baru saja kuliah di Kanada.
Memilih universitas di luar negeri perlu persiapan matang. Mendaftar ke universitas di luar negeri tak ubahnya melamar pekerjaan. Selain harus mencari tahu seluk-beluk universitas yang dituju, calon mahasiswa pun harus proaktif berkomunikasi dengan sekolah tersebut.
Biasanya, si calon diminta membuat esai singkat yang menggambarkan dirinya, mengapa ia tertarik melamar di universitas tersebut, dan mengapa dirinya pantas diterima di sana.
Ada acuan yang biasa dipakai untuk memilih universitas yang tepat di luar negeri; yaitu kualitas, faktor finansial, dan faktor lingkungan. Ketiganya saling terkait erat.
Kualitas universitas
Untuk mengetahui kualitas sebuah universitas yang dituju, kita bisa meneliti peringkatnya di tingkat dunia melalui internet. Untuk tahap awal, bisa dimulai dengan mesin pencari Google. Dari sana, kita akan menemukan banyak versi, seperti USnews.com, university-list.net, Times Higher Education, Academic Ranking of World Universities (Shanghai Rankings). Juga, ada versi peringkat berdasarkan jurusan, seperti topuniversities.com.
Tentu saja, pemeringkatan tersebut tak perlu ditelan bulat-bulat, cukup sebagai ancar-ancar. Lagipula, kompetisi antaruniversitas umumnya sangat ketat sehingga skor satu universitas dengan yang lainnya hanya terpaut tipis.
Juga, tak usah terkesima dengan nama-nama besar universitas yang masuk kategori "Ivy League" (seperti Harvard dan teman-temannya). Untuk pendidikan dasar selama empat tahun (undergraduate), sebagian besar universitas yang, --katakanlah, masuk "50 besar dunia", umumnya mengajarkan kurikulum yang mutunya tak jauh berbeda.
Akan sangat membantu jika sejak kelas 10 atau kelas 11 (SMA), calon siswa sudah mengetahui bidang apa yang dia minati. Dengan demikian, ia bisa lebih dini menelusuri universitas mana yang memiliki ranking tinggi untuk jurusan itu.
Biaya kuliah dan lingkungan
Biaya kuliah (tuition fees) di universitas-universitas di Australia, Kanada, Inggris, dan juga universitas negeri di AS antara 18.000-30.000 dollar AS per tahun, tergantung jurusan yang diambil. Biaya tersebut hanya untuk perkuliahan, belum termasuk biaya akomodasi, transportasi, dan makan.
Untuk lebih irit dianjurkan mencari universitas yang memiliki asrama sendiri. Biasanya, mahasiswa tahun pertama diprioritaskan untuk memperoleh kamar asrama.
Tidak sedikit juga universitas yang menawarkan beasiswa kepada mahasiswa baru, minimal separuhnya. Pemberian beasiswa didasarkan pada nilai rapor siswa sepanjang SMP dan SMA, juga aktivitas ekstrakurikuler. Dengan kata lain, para penerima beasiswa biasanya bukan yang rapornya bagus saja, tetapi juga "gaul", seperti aktif berorganisasi atau punya keterampilan di bidang olahraga, menulis, musik, dan lainnya.
Terkadang, orangtua hanya memfokuskan perhatiannya pada kualitas universitas, tetapi lupa mencermati lingkungan tempat universitas itu berada. Padahal, bisa jadi soal ini menjadi faktor penentu keberhasilan studi anak. Apalah artinya diterima di universitas bergengsi, tetapi siswa bersangkutan stres akibat lingkungannya tidak mendukung.
Mendaftar
Jika informasi tentang sebuah perguruan tinggi telah lengkap dikantongi, bersiaplah melamar ke universitas tersebut. Karena umumnya perkuliahan dimulai bulan September, calon mahasiswa harus mendaftarkan diri 8-10 bulan sebelumnya (ketika siswa masih di awal kelas 12). Pengumuman diterima atau tidak di universitas bersangkutan bisa muncul sebelum siswa lulus ujian akhir sekolah.
Proses pendaftaran itu sendiri pada dasarnya tak banyak berbeda dengan mendaftar sekolah di dalam negeri. Namun, karena sistem pendidikan dan bahasa pengantar yang berbeda, diperlukan sejumlah dokumen dan sertifikat untuk membuktikan kemampuan pendaftar sesuai dengan persyaratan perguruan tinggi yang dituju.
Untuk program sarjana, jika ijazah sekolah menengah atas si anak setara dengan ijazah negara tujuan, dia bisa langsung masuk program tersebut. Bagi mereka yang berminat kuliah di AS, misalnya, dasar penilaian adalah rapor dan kinerja siswa dari SMP sampai SMA.
Selain itu, diperlukan pula nilai test of english as a foreign language (TOEFL) dan nilai IB (untuk sekolah yang bersertifikat IB/International Baccaulaureate), juga nilai SAT (student aptitude test) menjadi pertimbangan penting.
Namun, jika ijazah yang dimiliki tidak setara dengan negara tujuan, biasanya diperlukan program matrikulasi. Di Belanda sebagai contoh, untuk masuk universitas, seseorang harus memiliki ijazah voorbereidend wetenschappelijk onderwijs (sekolah menengah persiapan untuk universitas) atau yang setara. Calon mahasiswa asal Indonesia pun disyaratkan memiliki ijazah sekolah menengah atas ditambah dua tahun kuliah di Indonesia dengan transfer kredit atau menjalani ujian masuk universitas terkait.
Karena umumnya program sarjana di negeri itu menggunakan bahasa Belanda (kecuali kelas internasional), si calon mahasiswa perlu memiliki sertifikat kelulusan ujian nasional bahasa Belanda sebagai bahasa kedua. Umumnya universitas di Belanda menawarkan kursus untuk persiapan ujian tersebut.
Adapun pendaftar kelas internasional perlu menunjukkan sertifikat international english language testing system (IELTS) atau TOEFL dengan nilai sesuai persyaratan, kecuali jika berasal dari sekolah yang berbahasa pengantar Inggris.
Dokumen lain yang perlu disiapkan adalah daftar riwayat hidup, fotokopi paspor, salinan ijazah dan daftar nilai yang diterjemahkan dan dilegalisir. Pendaftaran dilakukan sesuai petunjuk dan permintaan dari musing-musing universitas.
Izin tinggal
Untuk belajar di Belanda, mahasiswa asing perlu memiliki visa. Untuk masa tinggal lebih dari tiga bulan, Belanda mensyaratkan izin tinggal sementara (Machtiging tot Voorlopig Verblijf/MW) yang harus diurus di Kedutaan Besar atau Konsulat Belanda. Perlu diingat, bahwa tujuan tinggal yang tercantum pada MW dan aplikasi izin tinggal harus sama. Izin tinggal biasanya diberikan untuk jangka waktu satu tahun dan bisa diperpanjang.
Dokumen yang diperlukan untuk pengajuan MW adalah paspor yang masih berlaku, surat penerimaan dari sekolah tinggi atau universitas di Belanda, surat dari sponsor (jika menerima beasiswa) atau bukti dapat memenuhi kebutuhan jika belajar dengan biaya sendiri (surat pernyataan dari bank di Belanda atau bank internasional yang menunjukkan kecukupan jumlah tabungan, sekitar 700-800 euro per bulan), serta salinan akta kelahiran yang diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah dan dilegalisir.
Penerjemah tersumpah banyak terdapat di kota-kota besar. Mereka biasanya meninggalkan kartu nama di kantor informasi pendidikan atau bisa dicari lewat internet.
Untuk Belanda, evaluasi ijazah asing pendidikan menengah dan tinggi dilakukan oleh Nuffic Neso sebagai Pusat Informasi untuk Pengakuan Akademik Nasional Belanda atau Dutch National Academic Recognition Information Centre (NARIC).
READ MORE - Pilih Universitas seperti Melamar Kerja
2 comments

Menembus Hutan Rimba demi Cita-cita



 
 
Mince Ariesta Tefa (9), siswi kelas 5 Sekolah Dasar Tuamolo Desa Oetalus, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, telanjang kaki, berjalan sendirian di tengah hutan.
Meski panas terik, hujan, dan badai mendera tubuh bocah cilik itu, ia terus berjuang maju, menembus hutan rimba, melewati bukit dan sungai demi cita-cita di masa depan.
Semangat membaja yang dimiliki putri pasangan Alfons Tefa (46) dan Ny Mery Tefa (40) ini, dijalani sejak masuk kelas 1 SD itu. Ia tidak pernah diantar ke sekolah oleh orangtua, kecuali pendaftaran masuk. Terkadang ia berjalan bersama teman-teman, terkadang berjalan sendirian.
Mince yang ditemui di tengah hutan di KM 12 Kefamenanu, Senin (4/4/2011), mengaku, sudah terbiasa berjalan sendiri. Di jalan tanah berlumpur itu terkadang ia harus melepas alas kaki (sepatu dan sandal) karena lumpur atau becek. Ia pun bersedia basah kuyup dengan seragam di badan sampai usai sekolah.
“Sudah biasa. Mince ingin sekolah sampai jauh. Hanya orangtua tidak mampu karena mereka hanya petani biasa, dengan penghasilan tidak tetap. Selama mereka masih sanggup, saya sekolah terus. Cita-citaku mau jadi dokter di desa,” kata Mince sambil menutupi wajah dengan buku tulis.
Mince adalah salah satu dari ribuan anak dari desa terpencil di Nusa Tenggara Timur yang memiliki cita-cita tinggi, tetapi selalu terkandas pada persoalan biaya pendidikan dan dukungan keluarga.
Kemiskinan substansial yang melilit kehidupan warga miskin menyebabkan ribuan anak putus sekolah atau hanya sampai di tingkat sekolah dasar dan menengah.
Data NTT dalam angka 2010 menyebutkan, 372.635 anak usia sekolah tidak mengenyam pendidikan secara layak di tingkat sekolah dasar dan menengah. Dari jumlah ini, 219.054 anak tidak pernah duduk di bangku pendidikan atau buta huruf, 119.054 anak putus sekolah dasar, dan  34.527 putus sekolah menengah.
Program bantuan operasional dan wajib belajar sembilan tahun belum menyentuh kepentingan pendidikan anak. Pungutan liar masih terjadi, dengan alasan sebagai bentuk pembelajaran dan tanggung jawab pihak orangtua terhadap anak dan sekolah.
Antonia Taena (43), ibu guru SD Tuamolo, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara, mengatakan, ada ratusan siswa SD di sekolah itu memiliki semangat, disiplin, dan kerajinan belajar yang tidak diragukan.
Daya pikir dan menganalisa soal cukup cerdas, tetapi mereka selalu gagal ke jenjang pendidikan lebih jauh karena kesulitan ekonomi keluarga dan kurangnya dukungan orangtua.
Siswa di pedesaan, ke sekolah tidak sarapan, apalagi uang jajan. Di sekolah juga tidak ada kios atau makanan ringan yang dijual seperti sekolah lain. Sekolah ini ada di tengah hutan, antara beberapa desa yang mengapit. Posisi gedung sekolah seperti ini dengan pertimbangan, semua anak usia SD di desa itu bisa menikmati pendidikan dasar.
Rumah tinggal siswa jauh dari sekolah, di desa-desa sekitar Tuamolo atau di ladang-ladang bersama orangtua. Terkadang mereka takut bila berjalan sendirian ke sekolah, terutama anak-anak putri. Sering ada orang mabuk atau pria dewasa yang mengganggu mereka di jalan.
Tetapi, akhir-akhir ini banyak anak SD bolos sekolah. Satu rombongan belajar antara 20-30 siswa, tetapi yang datang secara rutin di kelas antara 5-20 siswa. Masa bolos terbanyak pada musim hujan dan berburu batu mangan.
Siswa kehujanan saat berjalan kaki ke sekolah, buku-buku dan seluruh pakaian basah kuyup termasuk para guru yang tinggal jauh dari sekolah.
“Mereka ikut orangtua mencari batu mangan di hutan. Orangtua bawa mereka dengan alasan hasil jual batu mangan untuk beli seragam, buku tulis, sepatu sekolah atau pakaian ibadah. Anak-anak pun senang dengan janji orangtua itu,” kata Taena.
Terkadang guru harus mencari siswa bersangkutan di rumah. Tetapi sampai di rumah, mereka sedang berada di ladang, gali batu mangan, ikut pesta di desa tetangga, atau membantu orangtua di dapur.
Kondisi ekonomi keluarga seperti ini mendorong anak-anak sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan sekitar. Banyak di antara mereka ikut dalam komplotan pencurian, minum mabuk, dan menjadi anak gelandangan di dalam kota. (KORNELIS KEWA AMA)
READ MORE - Menembus Hutan Rimba demi Cita-cita
No comment yet

Mau, Kuliah Berbahasa Inggris di Jepang?



  
 
 
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Jepang sedang gencar meningkatkan jumlah siswa asing dengan target sampai 300.000 mahasiswa. Kementrian Pendidikan Kebudayaan Olahraga Ilmu Pengetahaun dan Teknologi Jepang meluncurkan "Global 30", yakni proyek pendirian universitas inti sebagai program internasionalisasi.

Sebanyak 13 perguruan tinggi negeri dan swasta yang hadir di Indonesia pada 2009 telah dipilih sebagai lembaga inti untuk menerima dan mendidik siswa asing. Universitas-universitas ini memainkan peran utama dalam meningkatkan secara dramatis jumlah siswa asing yang dididik di Jepang dan mahasiswa Jepang yang belajar di luar negeri.

Seiko Namba, Atase Pers Kedutaan besar Jepang untuk Indonesia, di Jakarta, Selasa (10/5/2011) kemarin, mengatakan bahwa banyak mata kuliah ditawarkan dalam bahasa Inggris di 13 universitas terpilih di bawah Proyek "Global 30" ini. Seiko mengatakan, bidang teknik, teknologi ramah lingkungan, hingga manajemen bencana, termasuk bidang studi unggulan di Jepang.

Diberitakan sebelumnya, Selasa (10/5/2011), Kedutaan Besar Jepang telah membuka pendaftaran bagi siswa-siswi lulusan SMA Indonesia untuk mendapatkan beasiswa kuliah mulai tahun akademik 2012 dari Pemerintah Jepang atau Monbukagakusho. Beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Jepang itu ditawarkan untuk menempuh studi jenjang D-2, D-3, dan S-1.
Bagi yang berminat, pelamar bisa mengambil formulir pendaftaran di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya dan Medan, serta Kantor Konsuler Jepang di Makassar mulai 9 Mei. Usia pelamar diutamakan harus lahir antara tanggal 2 April 1990 dan 1 April 1995, memiliki nilai rata-rata ijazah atau rapor kelas 3 semester terakhir minimal 8,0 untuk program D-2 dan D-3. Adapun untuk program S-1 nilai minimalnya adalah 8,4.
READ MORE - Mau, Kuliah Berbahasa Inggris di Jepang?
No comment yet

10 PTS Paling Murah di Amerika



Berea College. (Foto: Ist)
Umumnya biaya kuliah di perguruan tinggi swasta (PTS) lebih mahal daripada di perguruan tinggi negeri (PTN). Namun, survei terbaru yang dirilis US News and World Report membantah asumsi ini. Faktanya, ada beberapa PTS di AS yang biayanya dinilai cukup “murah” alias di bawah rata-rata.
 
Menurut survei yang dilakukan US News and World Report, di antara 817 PTS yang ada di AS, rata-rata biaya kuliah untuk mahasiswa D3 dan S1 untuk tahun ajaran 2010-11 sebesar USD26,079 atau setara dengan Rp222, 2 juta (Rp8.522  per USD).
 
Jumlah ini jauh lebih besar dibandingkan 10 PTS yang masuk kategori kampus dengan biaya kuliah paling murah. Jika biaya kuliah di 10 kampus di rata-rata, maka jumlahnya hanya USD7,200 atau setara dengan Rp61 juta lebih per tahun.


Berea College ditasbihkan sebagai PTS dengan biaya kuliah paling murah. Kampus yang berlokasi di Kentucky ini menawarkan biaya kuliah sebesar USD910 per tahun. Bahkan, biaya kuliah di Berea bisa gratis dengan syarat mahasiswa wajib bekerja minimal 10 jam per minggu dalam pekerjaan yang sudah disetujui, di lingkungan kampus.
 
Berikut daftar 10 PTS yang menawarkan biaya kuliah paling murah di AS (biaya ini tidak termasuk sewa kamar, makan, buku, dan biaya lain-lain) seperti dikutip dari USNews, Jumat (10/6/2011).


1. Berea College yang memungut biaya sebesar USD910 atau setara dengan Rp7, 7 juta lebih per tahun ajaran.
2. Brigham Young University - Hawaii yang memungut biaya sebesar USD4,330 atau setara dengan Rp36 juta lebih.
3. Brigham Young University - Provo sebesar USD4,420 atau setara dengan Rp37 juta lebih.
4. Lane College (USD8.000 atau setara dengan Rp68,1 juta).
5. Life University (USD8.622 atau setara dengan Rp73,4 juta).
6. Blue Mountain College (USD8.870 atau setara dengan Rp75,5 juta).
7. Park University (USD8.898 atau setara dengan Rp75, 8 juta).
8. Mountain State University (USD9.000 atau setara dengan Rp76,7 juta).
9. Philander Smith College (USD9.450 atau setara dengan Rp80, 5 juta).
10. Alice Llyod College (USD9.500 atau setara dengan Rp80, 9 juta).
READ MORE - 10 PTS Paling Murah di Amerika
No comment yet

Enaknya.. Calon Mahasiswa S2 Dibekali iPad2

Ilustrasi iPad2. (Foto: Corbis) 
Sebuah kampus di San Joaquin, Amerika Serikat, Teachers College of San Joaquin akan membekali 100 calon mahasiswanya komputer tablet iPad2. Pemberian alat canggih ini merupakan bagian dari program “Going Green” yang dikampanyekan Dinas Pendidikan San Joaquin.  
Menurut Dinas Pendidikan San Joaquin, program “Going Green” diproyeksikan akan mengurangi konsumsi kertas di lingkungan kampus hingga 92 persen. Selain itu, setiap tahunnya kampus ini akan menghemat hingga USD34 ribu, yang kemudian diinvestasikan untuk sekolah pascasarjana. Demikian seperti dikutip dari situs News10, Jumat (10/6/2011).

Nantinya, mahasiswa pascasarjana yang mengambil studi pendidikan pascasarjana di Teachers College hanya akan menggunakan iPad2 dalam studi mereka. Sebelumnya, mahasiswa semua fakultas dan pascasarjana telah menerima perangkat canggih ini.

“Kelas pascasarjana baru kami merupakan yang pertama menggunakan iPad. Dengan memberikan mahasiswa kami iPad, mereka dapat mempersonalisasikan dan menyesuaikan pendidikan mereka untuk mempengaruhi pendekatan/metode mereka dalam mengajar. Kami sangat gembira dapat bergabung dalam program Going Green” dan bertepuk tangan atas usaha Pengawas Mick Founts yang mengusahakan agar para guru di California Utara memiliki akses atas alat terbaru yang merevolusi bidang pendidikan,” ujar Dekan Teachers College of San Joaquin, Catherine Kearney.


Teachers College adalah kampus pendidikan pertama di California yang fokus memberikan pelatihan reformasi sekolah K-12, termasuk model pembelajaran berorientasi pada karier yang menyiapkan siswanya kuliah dan berkarier.
READ MORE - Enaknya.. Calon Mahasiswa S2 Dibekali iPad2
No comment yet

Melirik Eropa Sebagai Tempat Kuliah

Image: corbis.com
 
 
Tiap negara memiliki kebijakan sendiri dalam hal pendidikan tinggi. Jika kamu memutuskan menempuh studi di luar negeri, cari tahu lebih dulu budaya dan kebijakan-kebijakan pendidikan di negara tujuanmu.

Jika kamu memilih Eropa sebagai tujuan studi, kamu harus mendaftar langsung ke perguruan tinggi pilihan mereka. Perlu kamu ingat, pengajuan aplikasi studi dilakukan beberapa bulan di tahun sebelum kamu memulai studi. Demikian seperti dikutip dari situs Telegraph, Kamis (2/5/2011).

Di Prancis, batas waktu pendaftaran adalah pada Januari. Di Jerman, batas waktunya Januari atau Juli. Di Italia tenggat pendaftaran pada April, dan batas waktu pendaftaran di Spanyol adalah pada Juni atau Desember.

Waktu pendaftaran dan batas akhir ini juga bervariasi di antara perguruan tinggi. Kamu bisa mengecek situs Studi in Europe untuk informasi lebih lanjut. Situs lainnya yang bisa kamu simak adalah European Union Lifelong Learning Programme yang menawarkan dukungan keuangan bagi mahasiswa yang akan kuliah 24 minggu atau lebih.

Sebelum kamu menghitung biaya kuliah, pastikan kamu bisa bahasa pengantar negara tujuan. Memang ada program studi yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, namun jumlahnya masih sedikit dibandingkan yang menggunakan bahasa asli negara tujuan. Jika ingin belajar di Jerman, kamu harus membuktikan kemampuan Bahasa Jerman dengan lulus salah satu dari dua tes bahasa, yaitu DSH atau TestDaF.

Berikut beberapa sumber yang bisa jadi rujukan sebelum kuliah di Eropa.
Campus France

• Erasmus (telepon: 0161 957 7755). Kamu bisa mengecek di situs www.britishcouncil.org/Erasmus

• European Commission-Education & Training, situsnya www.ec.europa.eu/education/study-in-europe

• Study in Europe
READ MORE - Melirik Eropa Sebagai Tempat Kuliah
No comment yet

Siap-siap Kuliah di AS

Image: corbis.com


Tidak bisa dielakkan, kuliah di perguruan tinggi asing masih menjadi pilihan banyak lulusan sekolah menengah atas (SMA), misalnya ke Amerika Serikat (AS). Nah, supaya kamu tidak salah langkah, simak tips berikut sebelum memutuskan kuliah di Negeri Paman Sam tersebut.

Perlu kamu ketahui, masa penerimaan mahasiswa di AS berakhir pada Januari. Meski begitu, banyak juga universitas yang menawarkan tenggat waktu pada Oktober atau November setiap tahunnya.

Dalam penerimaan mahasiswa, universitas di AS mensyaratkan ujian Scholastic Aptitude Test (SAT). Kamu bisa mendaftar untuk mengikuti tes ini melalui situs SAT College Board segera setelah memutuskan pilihan belajar di Amerika. Demikian seperti dikutip dari situs Telegraph, Kamis (2/6/2011).

Sistem akademik AS menawarkan semua latar belakang pendidikan. Ivy League, yang terdiri dari delapan perguruan tinggi terbaik di AS, mensyaratkan nilai A. Calon mahasiswa dengan kualifikasi lain masih dapat diterima di institusi lainnya.

Sebagian besar universitas memungkinkan kamu untuk melamar melalui situs mereka. Kamu akan dipandu untuk mengisi formulir, ujian dan persiapan wawancara dengan sekolah atau pembimbing perguruan tinggi. Bantuan semacam ini tersedia melalui Kaplan Test Prep and Admissions.

Kamu bisa menyimak situs-situs berikut sebelum memutuskan kuliah di Amerika.

• The College Board (telepon: 001 212 713 7789). Kamu bisa mengaksesnya di situs, www.collegeboard.org dan www.sat.collegeboard.com/register

• Fulbright Commission (telepon: 0845 894 9524). Situs yang bisa kamu akses, www.fulbright.co.uk

• Kaplan Test Prep and Admissions (telepon: 020 7930 3130). Situs yang bisa kamu akses, www.kaptest.co.uk

• US University Search. Kamu bisa mengakses di situs, www.usuniversities.com
READ MORE - Siap-siap Kuliah di AS
No comment yet

Siasati Salah Pilih Jurusan

Image: corbis.com

Passion merupakan anugerah dari Sang Pencipta bagi setiap orang. Ikatan persaudaraan atau hubungan darah tidak dapat menjadi jaminan mereka memiliki passion yang sama.

Maka, tidak mengherankan jika dalam sebuah keluarga, passion orangtua dengan anak sangat bertentangan. Namun, kerap kali kenyataan ini menjadi sebuah alasan orangtua memaksakan keinginan mereka terhadap anak dengan alasan "kami tahu yang terbaik untukmu".

Orangtua menginginkan sang anak mengambil jurusan bisnis padahal anak tersebut memiliki passion dalam bidang kedokteran, misalnya. Demi orangtua dan alasan ekonomi, anak-anak pun terpaksa mengikuti keinginan orangtua.

Kasus memilih jurusan berdasarkan keinginan orang tua yang bertentangan dengan passion kita memang sudah sering terjadi. Lalu bagaimana mengatasi hal tersebut dan tetap menikmati salah jurusan ini?

Rene Suhardono, seorang CareerCoach ternama punya tipsnya. "Kamu harus menanamkan dalam dirimu bahwa orangtua sangat menyayangi anaknya. Meski sangat bertentangan dengan passionmu, tujuan orangtuamu adalah demi kesejahteraan masa depanmu nantinya karena tidak ada orangtua yang ingin melihat anaknya dalam kesulitan," kata Rene.

Menurutnya, kekuatan pikiran berpengaruh besar dalam mengatasi permasalahan 'terjebak' jurusan atau pekerjaan yang tidak sesuai. "Sugesti bahwa kita berada dalam jurusan atau pekerjaan yang salah justru membuat kita semakin terpuruk, bukan keluar dari masalah," imbuhnya.

Dia pun menyarankan untuk lebih berani dalam menunjukkan passion dengan orang-orang terdekat, baik keluarga maupun teman-teman.

"Saat kamu memutuskan untuk keluar dari jurusan atau pekerjaan dan memilih sesuatu yang sesuai dengan passionmu, menjadi tanggungjawab besar bagimu untuk menunjukkan kepada keluarga dan oarang-orang terdekat bahwa apa yang kamu pilih dapat berhasil," ujarnya menegaskan.

Saran lainnya adalah, bergabung dengan komunitas yang memililki passion yang sama dapat membantu mengembangkan keahlian dalam bidang tersebut. "Memiliki passion dalam bidang tertentu bukan berarti kita ahli dalam bidang tersebut. Butuh latihan dan berbagai pengalaman untuk dapat membuatmu ahli dalam suatu bidang," Rene menandaskan.(rfa)
READ MORE - Siasati Salah Pilih Jurusan
No comment yet

Siapkan Dirimu Jelang Interview

Ilustrasi : ist. 
 
Interview merupakan tahapan penting yang menentukan peluangmu untuk diterima menjadi karyawan di suatu perusahaan.  
Berbagai persiapan perlu dilakukan demi suksesnya sebuah interview, mulai dari persiapan fisik seperti baju, rias wajah, dan tata rambut, maupun persiapan mental terkait pengendalian rasa gugup dalam menghadapi para pewawancara.
 
Berikut beberapa panduan dari College Candy yang dapat kamu contoh ketika memiliki janji interview:
 
Kenakan pakaian yang sesuai. Pemilihan pakaian ketika interview menjadi penilaian tersendiri bagi pihak perusahaan. Kenakanlah pakaian yang rapi, layak, dan nyaman untuk interview, sebab, pakaian yang kamu kenakan menjadi cermin kepribadianmu.
 
Tidak perlu berlebihan. Meninggalkan kesan positif ketika interview memang sangat penting. Namun, rias wajah dan pakaian yang berlebihan untuk suatu proses interview dapat meninggalkan kesan buruk pada pihak perusahaan.
 
Jangan datang terlambat! Datang tepat waktu sesuai dengan janji temu yang ditetapkan mengindikasikan bahwa kamu adalah orang yang disiplin waktu serta menjadi nilai tambah bagimu di hadapan pewawancara.
 
Lakukan kontak mata dengan pewawancara. Selama waktu interview, kamu diberi kesempatan untuk menunjukan kepribadian melalui cara bicara dan kontak mata dengan peawancara. Maka tunjukan bahwa kamu adalah kepribadian yang mereka butuhkan untuk mengisi pekerjaan tersebut.
 
Kirimkan ucapan terima kasih karena telah diberikan kesempatan untuk interview. Hal yang jarang dilakukan ini dapat membantu pewawancara untuk mudah mengingatmu.
 
Jaga hubungan baik dengan mantan pewawancara. Jangan kecewa jika belum diterima dalam suatu kesempatan interview. Dengan menjaga hubungan baik dengan mantan pewawancara, kamu bisa memperlebar jaringan sehingga dapat memberikan tambahan informasi saat ada lowongan pekerjaan lain.
 
Semoga sukses!
READ MORE - Siapkan Dirimu Jelang Interview
No comment yet

Jurusan Filsafat Bisa Kerja di Mana Ya?

Ilustrasi : Corbis 
 
 
Pilihan jurusan ketika masuk perguruan tinggi menjadi kesempatan untuk menekuni passion yang kita miliki. Namun, bagaimana jika jurusan yang kita pilih dan sesuai dengan passion kita ternyata menyulitkan kita memperoleh pekerjaan?  
Inilah yang dialami oleh para lulusan filsafat seperti yang disebutkan dalam sebuah forum online. Salah seorang sarjana Filsafat mengeluhkan minimnya kesempatan kerja bagi lulusan filsafat. “Saya bingung dengan kenyataan yang ada bahwa tidak ada satu pun lowongan kerja yang dicari oleh perusahaan swasta maupun negeri bagi S-1 Filsafat yang sudah kuliah selama empat bahkan enam tahun,” tulisnya dalam forum tersebut.

Mahasiswa maupun civitas jurusan Filsafat memiliki alasan tersendiri saat memilih jurusan tersebut. Yendi Amalia, seorang mahasiswi Filsafat lainnya menyatakan, alasannya memilih jurusan tersebut adalah ingin belajar berpikir tentang pikirannya maupun pikiran orang lain.

“Filsafat mengizinkan saya untuk terus jadi ‘bodoh’ tanpa harus menghitung rumus kalkulus atau menghapal letak pulau berdasarkan titik koordinat,” kata Yendi dalam blognya.

Setelah waktu kuliah yang lama dan materi yang cukup susah, para lulusan ini tidak disediakan lapangan pekerjaan yang memang sesuai dengan program studi mereka. Padahal, filsafat sangat erat kaitannya dengan perubahan pola pikir dan keinginan untuk lebih maju dan berkembang. Lantas bagaimana dengan nasib para S, Fil ini?

Meski pada dasarnya, filsafat mempelajari dasar berbagai bidang ilmu dan dapat mencakup semua bidang pekerjaan. Guru atau dosen, misalnya. Para sarjana Filsafat ini dapat mengaplikasikan ilmu mereka kepada anak didiknya serta menerapkan pola pemikiran baru bagi generasi mendatang untuk lebih kritis menghadapi persoalan yang ada.

Lulusan sarjana Filsafat yang memiliki pikiran kritis dapat menuangkannya dalam bentuk tulisan yang inspiratif. Bukan tak mungkin, melalui berbagai tulisan itu seorang sarjana filsafat akan dikenal masyarakat, dan diundang menjadi pembicara dalam berbagai seminar maupun dimintai tanggapan atas berbagai isu yang tengah terjadi.
READ MORE - Jurusan Filsafat Bisa Kerja di Mana Ya?
No comment yet

Ayo Raih Gelar S-2 dan S-3 di Austaralia


Ilustrasi : Corbis
 
Bagi para mahasiswa yang ingin melanjutkan program pascasarjana di luar negeri, beasiswa Australian Development Scholarship (ADS) 2012 dapat menjadi alternatif pilihan.
Duta Besar Australia untuk Indonesia Greg Moriarty menyebutkan, program beasiswa ini yang ditawarkan bagi 400 warga Indonesia. ADS merupakan salah satu program bantuan Australian untuk Indonesia yang telah dilakukan sejak 1950.

“Beasiswa Australian Development Scholarship bertujuan memberi sumbangsih pada sasaran-sasaran pengembangan sumber daya manusia dalam jangka panjang di Indonesia dan untuk mengukuhkan hubungan antarwarga kedua negara kita,” ujar Dubes Moriarty, demikian dikutip dari pernyataan tertulisnya, Selasa (7/6/2011).

Program beasiswa dari Negeri Kanguru ini bermaksud memajukan prioritas pembangunan yang ditentukan oleh kedua belah pihak, Indonesia-Australia. Tahun ini tema yang disorot yaitu, Perkembangan Berkelanjutan dan Manajemen Ekonomi; Demokrasi, Keadilan dan Tata Kelola Pemerintahan; Berinvestasi pada Orang; serta Keselamatan dan Perdamaian.

Para civitas akademica yang mengikuti program beasiswa ADS tidak lantas lupa dengan perkembangan negara asalnya. “Program ini diselenggarakan dengan kemitraan yang erat dengan pemerintah Indonesia. Dampaknya terlihat dengan ribuan alumni ADS yang telah kembali ke Indonesia dan memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia,” kata Dubes Moriarty.

Program ini 30 persen difokuskan pada pendidikan di daerah pelosok, seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Timur (NTB), Papua, Papua Barat, dan Aceh.

 Pendaftaran untuk program ADS 2012 sudah dapat dilakukan mulai hari ini hingga 25 Agustus 2011. Informasi lebih lanjut mengenai program ini dapat diakses melalui www.adsindonesia.or.id atau www.australiaawards.gov.au.
READ MORE - Ayo Raih Gelar S-2 dan S-3 di Austaralia
No comment yet

Serunya Permainan Secret Message!

 
Siapa bilang jika mempelajari sains harus dengan cara yang kaku dan serius? Lewat permainan, sains bisa dipelajari dengan cara yang menyenangkan.
Misalnya saja dengan permainan Secret Message. Melalui permainan sederhana ini kita dapat mendekteksi adanya larutan yang bersifat basa.

Bahan dan alat yang diperlukanpun sangat mudah. Siapkan selembar kertas putih yang sebelumnya ditulis dengan menggunakan PP (phenolphtalein) yang merupakan zat untuk mendeteksi untuk larutan yang bersifat basa.

Kemudian siapkan tiga buah wadah berisi 50 ml air. Larutkan tiga bubuk berbeda masing-masing 1 sendok makan ke dalam gelas tersebut. Gelas pertama dengan bubuk garam. Kelas kedua dengan bubuk yang mengandung asam sitrat sementara gelas terakhir campurkan dengan bubuk simet.

Aduk bubuk tersebut hingga larut. Setelah larut, celupkan kapas ke masing-masing larutan tersebut. Gunakan kapas berbeda untuk tiap larutan.

Usapkan kapas tersebut ke atas permukaan kertas yang telah ditulis tadi. Lakukan hingga pesan tersembunyi tersebut muncul dan berwarna magenta atau pink.

Larutan yang berhasil memunculkan pesan tersembunyi tersebut merupakan cairan yang mengandung basa. Sementara jika kertas tetap putih dan pesan tidak terbaca berarti larutan tersebut mengandung asam dan netral.

Selamat mencoba!
READ MORE - Serunya Permainan Secret Message!
No comment yet

Belajar Bahasa Jawa Lewat Internet



Kamus Bahasa Jawa buatan Sigit Purnomo (foto: dok. ITS)
Kamus bahasa Mandarin sudah biasa. Kamus bahasa Inggris apalagi. Menjadi luar biasa jika ada kamus bahasa Jawa.

Penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional justru membuat kita melupakan bahasa daerah kita. Karena prihatin terhadap hal tersebut, Sigit Purnomo, seorang mahasiswa fakultas Teknik Universitas Negri Yogyakarata (UNY) menuangkan idenya untuk membuat kamus bahasa Indonesia-Jawa berbasis web dalam menyusun skripsinya.

Kamus ini diharapkan dapat membantu para generasi muda untuk mempelajari bahasa Jawa karena tingkat kerumitannya yang tinggi. Menurut Sigit, tingkatan dalam penggunaan bahasa Jawa (unggah-ungguhing basa) dapat menjadi salah satu faktor utamanya.

Mahasiswa yang berasal dari Jawa Barat ini memberikan beberapa fitur dalam kamus berbasis web ini. Antara lain terjemahan kata bahasa Indonesia-Jawa, Jawa-Indonesia, aksara Jawa dan unggah-ungguhing basa Jawa. Demikian seperti dikutip dari situs ITS, Jumat (20/5/2011).

Tiap kata yang ditampilkan akan disertai dengan tingkatan penggunaanya dalam bahasa Jawa menggunakan warna yang berbeda, dari yang halus hingga yang paling kasar. Krama inggil misalnya, ditandai dengan hijau tua, krama andhap diwarnai tinta hijau, krama lugu dikelir hijau muda, krama madya diwarnai jingga, krama ngoko dicetak warna merah muda, ngoko dengan tinta merah, dan kawi diwarnai cokelat.

Mahasiswa jurusan Pendidikan Teknik Informatika angkatan 2007 ini masih terus berupaya untuk mengembangkan ciptaannya ini. Penambahkan efek suara untuk pengucapan tiap kata serta contoh penggunaan kata ke dalam sebuah kalimat diharapkan dapat lebih membantu mereka yang ingin belajar.
READ MORE - Belajar Bahasa Jawa Lewat Internet